Saat Kau Aku di Atas Ranjang

seperti kau yang tetirah
dari gars-garis tangan
menuju riwayat yang terlampau malam
pada sepi yang telah memaksa kita bertemu
menanggalkan baju-baju,
rencana,
dan tanda-tanda
aku telanjang dan berseteru
pada huruf-huruf di dadaku yang kau pinang
yang terus kau jalin
menjadi semacam rubaiyat paling masgul

kita sama-sama tahu, bahwa nasib memang tak pernah menipu
tapi kau terus menanggalkan baju
menjalin riwayatku,
dan aku terus mengenakan ribuan wajah satu persatu
berbiak,
dan berseteru dengan tubuhku

Semarang, 2012

 

 

 

 

 

Advertisements